Kamis, 21 Maret 2013

It's australia

Dear !!! reader!!!

kali ini kita mau nge share tentang sesuatu yang kita anggap vital bagi kelangsungan hidup kita semua..
Apasih itu?? pasti kalian punya tuh yang namanya cita-cita..nah cita cita itu adalah suatu proses dimana kita semua berfikir untuk bekerja keras. cita cita itu dapat kita wujudkan dengan kesungguhan kita dalam melakukan sesuatu. contonya adalah BELAJAR.

kali ini kami mau bagi-bagi cita-cita kami nih !! kali aja bisa memotifasi !! langsung aja

CHECK IT OUT =>

Australia......I'm coming..

Australia.. boleh juga tuh buat tiket masa depan!! jadi di sini kami mau share tentang pendidikan di australia.. karena Evie admin kita yang lucu ini !! punya cita-cita kuliah di sana... yu mari...

AUSTRALIA


 
Pendidikan di Australia terkenal dengan kualitas pengajaran dan penelitian. Australia adalah salah satu tujuan utama siswa internasional untuk mendapatkan pendidikan tinggi di luar negeri. Pendidikan di Australia adalah sistem pendidikan yang sangat baik bagi siswa internasional dengan standar dunia.


Keunggulan

Australia memiliki reputasi internasional atas keunggulannya di segala bidang pendidikan dan pelatihan.

Kualifikasi Australia, pengakuan internasional

Universitas-universitas Australia telah luas dikenal atas kualitas pengajaran dan penelitiannya. Anda akan belajar dari para pengajar yang merupakan pakar dalam industrinya, dan dapat memberi Anda pemahaman yang mendalam tentang bidang pilihan Anda. Anda akan mengembangkan ketrampilan akademik yang kuat yang dapat diterapkan ke bidang-bidang lain, dan belajar untuk berpikir kreatif dan mandiri.
Para ilmuwan dan peneliti Australia telah menjadi tokoh di balik terobosan besar dan kemajuan teknologi di seluruh dunia. Tokoh-tokoh kami yang paling terkenal ini telah memenangkan berbagai penghargaan internasional, termasuk delapan hadiah nobel.

Tempat di mana bekerja dan studi berpadu

Dalam hal inovasi dan kualitas, metode Australia untuk pendidikan kejuruan dan pelatihan merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Anda akan mendapat peluang untuk keluar dari ruang kelas dan mempraktekkan ketrampilan Anda di tempat kerja nyata maupun simulasi. Ini akan memberi Anda keunggulan nyata dibanding lulusan lain.

Tempat yang hebat untuk tumbuh dan berkembang

Siswa sekolah di Australia akan belajar dalam sebuah kerangka kerja kurikulum nasional yang menjamin standar akademik yang tinggi dalam delapan bidang studi utama, termasuk bahasa Inggris, matematika, sains dan seni. Para pengajar berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan intelektual, pribadi dan emosional anak-anak.

Meningkatkan bahasa Inggris Anda

Belajar bahasa Inggris di Australia akan memberi Anda peluang untuk menggunakan dan meningkatkan bahasa Inggris Anda setiap hari. Lembaga pendidikan bahasa Inggris di Australia memiliki fasilitas video, perpustakaan, dan pendidikan dengan bantuan komputer untuk membantu Anda menjadi pembicara bahasa Inggris yang fasih dalam waktu singkat. Anda bahkan dapat menemukan program yang sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda.
Australia merupakan sebuah masyarakat yang berteknologi maju dan Anda akan belajar di lembaga pendidikan yang memiliki fasilitas bagus. Ruang-ruang kelas Australia dilengkapi dengan teknologi terbaru dan laptop diizinkan dalam banyak ruang kuliah dan kelas.

Uang kuliah/uang sekolah

Sebagai siswa internasional, Anda harus membayar uang kuliah/uang sekolah Anda di muka.

Selain uang kuliah/sekolah ini, beberapa lembaga pendidikan juga mungkin menerapkan pengeluaran siswa lainnya, seperti biaya fasilitas perpustakaan, laboratorium atau olah raga. Wisata, buku dan alat tulis juga biaya yang harus dipertimbangkan, dan program studi Anda mungkin juga memerlukan bahan-bahan penting yang spesifik, seperti baju lab atau bahan-bahan foto.
Lembaga pendidikan Anda akan menyediakan informasi mengenai bagaimana dan kapan saat untuk membayar uang kuliah/sekolah ini.
Universitas
Studi Pra-Universitas (Foundation Studies) A$9,000 - 14,000 setahun
seperti persiapan masuk universitas, persiapan dan program-program persiapan lainnya (bridging)
Program Sarjana - S1 (Undergraduate)
Gelar Bachelor A$14,000 - 35,000 setahun
seperti program-program studi  seni, ekonomis dan hukum
Gelar Bachelor yang melibatkan kegiatan di Laboratorium A$14,000 - 35,000 setahun
seperti program-program studi sains dan teknik
Pascasarjana
Graduate Certificates
Graduate Diplomas
A$15,000 - 36,000 setahun
Masters
Gelar Doktoral - S3
A$15,000 - 36,000 setahun
Pendidikan ketrampilan dan pelatihan
Sertifikat I - IV
Diploma
Diploma Lanjutan (Advanced Diploma)
A$5,000 - 20,000 setahun
Sekolah
Sekolah menengah
Sekolah-sekolah dasar dan lanjutan pertama
A$6,000 - 30,000 setahun
A$6,000 - 30,000 setahun
Kursus bahasa Inggris
beragam sangat tergantung pada lama studi atau lembaganya. A$12,000 - 19,000

Kebijakan pengembalian dana

Jika aplikasi visa ditolak

Jika aplikasi visa pelajar Anda ditolak oleh Departemen Imigrasi dan Kewarganegaraan (DIAC), Anda akan mendapat pengembalian dana atas biaya program studi yang telah dibayarkan, yang akan dihitung sesuai dengan UU ESOS.
Penting diperhatikan bahwa jika DIAC menolak mengeluarkan visa bagi seorang siswa atas alasan apapun juga, semua perjanjian tertulis antara siswa dengan lembaga pendidikannya tidak lagi berlaku. DIAC akan mengirim surat pada Anda untuk memberitahukan penolakan visa. Berikanlah salinan surat pemberitahuan ini kepada lembaga pendidikan Anda, dan mintalah pengembalian dana. UU ESOS memungkinkan lembaga pendidikan Anda menahan sebagian dana untuk menutup biaya administrasi.
Ini berarti bahwa lembaga pendidikan diwajibkan untuk menyediakan pengembalian dana dan tidak dapat menggunakan pasal dalam perjanjian tertulis mereka untuk menghindar dari tanggung jawab ini.

Keadaan lain

Tergantung dari keadaannya, Anda mungkin berhak mendapatkan uang Anda kembali jika Anda berubah pikiran tentang belajar di sebuah lembaga pendidikan (perubahan dari pihak siswa), atau lembaga pendidikannya yang tidak menyelenggarakan program studi yang telah Anda bayarkan (perubahan dari pihak lembaga pendidikan).
  • Perubahan dari pihak siswa – Ini berarti Anda tidak memenuhi perjanjian karena mengundurkan diri dari program studi baik sebelum atau sesudah tanggal awal studi, atau Anda tidak ikut ketika program telah dimulai dan tidak mengundurkan diri secara resmi sebelum program dimulai.
  • Perubahan dari pihak lembaga pendidikan – Ini biasanya berarti lembaga pendidikan Anda menutup program studi atas alasan yang tak terduga sebelumnya, atau badan pemerintah membatalkan suatu program studi.
Jika menurut Anda lembaga pendidikan Anda tidak mematuhi kebijakan pengembalian dana seperti yang tertera dalam perjanjian tertulis Anda, maka Anda dapat mengajukan keluhan melalui proses keluhan dan banding di lembaga pendidikan Anda. Perjanjian tertulis Anda seharusnya memberi tahu cara menemukan proses keluhan dan banding di lembaga pendidikan Anda, atau Anda dapat mencarinya di situs web mereka. Proses keluhan dan banding di lembaga pendidikan menyediakan proses banding secara internal ataupun eksternal. Jika Anda tidak puas dengan hasil proses banding, Anda dapat mengajukan keluhan ke Departemen Pendidikan, Pekerjaan dan Hubungan Tenaga Kerja (DEEWR/ Department of Education, Employment and Workplace Relations) dengan mengisi formulir daring (online) di http://aei.gov.au/aei/esos/EnquiryForm.aspx
Untuk mengetahui apakah Anda berhak mendapatkan pengembalian dana, harap lihat di kebijakan pengembalian dana lembaga pendidikan Anda, dan di perjanjian yang Anda miliki dengan mereka.
Jika lembaga pendidikan Anda berhenti mengajar atau tidak dapat menawarkan program studi Anda setelah Anda mendaftarkan diri (perubahan dari pihak lembaga pendidikan), maka biaya studi Anda dilindungi menurut UU ESOS. Ini dapat terjadi jika lembaga pendidikan Anda menutup usaha atau lembaga pendidikan atau program studinya dikeluarkan dari CRICOS. Situasi ini disebut perubahan dari pihak lembaga pendidikan (provider default) dan ada peraturan tegas yang harus dipatuhi lembaga pendidikan Anda dalam situasi semacam ini.









Rabu, 27 Februari 2013

Intro yang terlambat

Hai......Hai... For a long time I didn't make some article.. maklum lah orang sibuk ! hehehe
Sekarang waktunya kerja keras nih ! soalnya bentar lagi kan ujian nasional !! jadi Disini aku berniat untuk ngak ngelanjutin dulu Sequel Marc, Charles And me. tapi focus kepada mencari Masa depan!!!

Permulaan Kita kenalan dulu ya..! maklum udah hampir 4 bulan mainan blog tapi belom ada perkenalan diri ! Kenalin di blog Ini itu punya 2 admin.. Yaitu..

Evie Noviani

Si cantik yang satu ini emang lumayan gokil!!! setau gue dia itu pengen banget menjelajah dunia dan suka banget sama filmnya kak Raditya Dika .. wow.. twitter : evie_noviani (monggo di follow)

Kris Widya Palupi



Itu siapa? ya maunya siapa? Si setres yang satu ini adalaaaahhh GUE !! oh my lord! mengerikan ! ada orang gila di sini.......*eeh
enggak deng! gak gila cuma sakit! wkwkwkwk ! gw itu friendly dan udah ! (apa cuma itu?) emang maunya apa? (atur aja dah daripada gua bonyok!)wkwkwkwk #gak  jelaas #emmmber ..twitter : @kris_CMathijs

Sabtu, 01 Desember 2012

Marc, Charles and Me (part II)


Sore itu.. Keadaan mendung... aku melangkah menuju lapangan parkir sendirian, lorong koridor sudah mulai sepi.. Lia sudah pulang terlebih dahulu ke apartement. bulu kudukku mulai merinding karena ada cerita HOROR ketika sore di sekolah ini.. aku pun berusaha menutupi ketakutanku dengan mendengarkan musik.. hujan pun mulai turun seketika.. Perasaan ku makin aneh,, segera aku bergegas. kebetulan  lapangan parkir berada di ujung  koridor dan aku harus melewati toilet belakang yang dikenal sebagai toilet aneh di cervera high school... dengan santainya akupun berjalan melawatinya..

"aahh..." kudengar suara desah seseorang di toilet.. Apa itu hantu? aku bergegas mundur lalu bersembunyi dibalik tembok.. "god! apaan tuh" kataku berbisik. setelah beberapa menit aku pun keluar dari persembunyianku lalu berjalan lagi menuju tempat parkir. tetapi langkahku terhenti di depan toilet laki-laki.. setentak aku melihat ke lantai.. ada bercak-barcak darah yang mengarah ke toilet laki-laki.. aku berusaha mendekatkan telingaku ke pintu toilet .. dan.. 

Bruk...
"aw...." suara carol kesakitan. Duh ,, hantu ni pasti... astagfiruwlohalazimmm..
"hei Lev..sedang apa kamu disini? maaf jika aku membuatmu jatuh!" kata seseorang.. siapa nih? kok kayaknya suaranya aneh! tapi membuat hati tenang,, sedikit mendesah seperti keterpaksaan.. tapi memang jujur itu permintaan maaf yang indah.

"hei.. hantu pergi.. aku ini orang indonesia... darah ku pait!" kataku sambil jongkok dan menutupi muka dengan kedua tangan!
"hei lev,, ini marc!" jawab seseorang yang membuka pintu tadi. apa? marc! hantu keterlaluan! mana mau marc bicara denganku?..
"bohong .. mana mau dia berbicara dengan ku! sudah pergi sana!" kata ku kesal.. beberapa detik kemudian orang itu tidak menjawab lagi dan seketika itu juga carol membuka mata.

"Huh udah ilang tuh setan ! ngaku ngaku marc lagi ! setan gila!"kataku tenang.. carol pun bangun dan kembali berjalan ke lapangan parkir.. Carol terkejut ditempat karena melihat Marc yang berjalan memunggunginya memuju lapangan parkir.

"Itu yang tadi marc kah?" 

_to be continue_
Story by Kris

Marc, Charles and Me!

it's my fiction story, i created this just for fun... I just wanna share my idea to all of you.. hope u enjoy it..

Cervera, Spanyol...

    "sekali lagi ia berbicara, Aku akan memukulnya dengan sepatu." teriak kata hati carol setelah kesekian kalinya charles mengajaknya berkomunikasi walaupun tempat duduk charles sangat jauh dengan carol.

   Charles adalah murid pindahan dari belgia 1 bulan yang lalu. Menurut carol, Ia adalah orang yang paling mengganggu bagi hidupnya. "charles selalu merasa dirinya hebat" kata hati carol jika perasaannya sedang  jengkel kepada charles. Charles dinobatkan sebagai laki-laki tertampan dan terkaya di sekolah sekarang ini, makanya semua anak perempuan di kelas carol sering memuji-mamuji charles. 

   Berbalik 100% dengan anak perempuan biasanya.. Caroline adalah seorang anak yang berbeda. Caroline adalah pelajar Indonesia yang mendapat beasiswa selama 1 tahun di Cervera, spanyol. Carol duduk di kelas II sekarang, ia mempunyai adik yang bernama Nathanalia yang juga bersekolah di Cervera dan itu juga karena beasiswa. Terhitung sudah 4 bulan caroline bersekolah di Cervera. Caroline selalu kesal jika Charles (si murid baru) mulai mengganggunya. Caroline sangat tidak menyukai kehadiran Charles.. Jauh sebelum Charles datang.. Caroline merasa bahagia karena ia bisa melihat Marc dengan tenang.. ya ! marc adalah sosok laki-laki yang baik dimata Carol,, tetapi tak pernah sekalipun Marc membuka mulutnya hanya untuk berbicara dengan Carol.. "Marc si dingin" begitu julukan carol kepada marc. Marc duduk tepat di depan Carol. terkadang ia tidak pernah serius belajar hanya karena mata carol selalu memandangi marc.

_to be continue_
Story by Kris

Paramore -decode


How can I decide what’s right? When you’re clouding up my mind I can’t win your losing fight All the time
Nor could I ever own what's mine When you’re always taking sides But you won’t take away my pride No, not this time Not this time

How did we get here When I used to know you so well? How did we get here? Well, I think I know
The truth is hiding in your eyes And it’s hanging on your tongue Just boiling in my blood But you think that I can’t see

What kind of man that you are If you’re a man at all Well, I will figure this one out On my own
(I'm screaming, I love you so) On my own (But my thoughts you can't decode)

How did we get here? When I used to know you so well? How did we get here? Well, I think I know
Do you see what we’ve done? We’re gonna make such fools of ourselves Do you see what we’ve done? We’re gonna make such fools of ourselves

How did we get here When I used to know you so well? How did we get here When I used to know you so well?

I think I know I think I know There is something I see in you It might kill me, I want it to be true...(kris)

Jumat, 30 November 2012

The Most Wanted (University In the World)

1 California Institute of Technology United States
95.5
2 Stanford University United States
93.7
2 University of Oxford United Kingdom
93.7
4 Harvard University United States
93.6
5 Massachusetts Institute of Technology United States
93.1
6 Princeton University United States
92.7
7 University of Cambridge United Kingdom
92.6
8 Imperial College London United Kingdom
90.6
9 University of California, Berkeley United States
90.5
10 University of Chicago United States
90.4
11 Yale University United States
89.2
12 ETH Zürich – Swiss Federal Institute of Technology Zürich Switzerland
87.8
13 University of California, Los Angeles United States
87.7
14 Columbia University United States
87.0
15 University of Pennsylvania United States
86.6
16 Johns Hopkins University United States
85.6
17 University College London United Kingdom
85.5
18 Cornell University United States
83.3
19 Northwestern University United States
83.1
20 University of Michigan United States
82.6
21 University of Toronto Canada
82.2
22 Carnegie Mellon University United States
81.5
23 Duke University United States
81.2
24 University of Washington United States
79.9
25 University of Texas at Austin United States
78.8
25 Georgia Institute of Technology United States
78.8
27 University of Tokyo Japan
78.3
28 University of Melbourne Australia
77.9
29 National University of Singapore Singapore
77.5
30 University of British Columbia Canada
77.3
31 University of Wisconsin-Madison United States
76.9
32 University of Edinburgh United Kingdom
76.1
33 University of Illinois at Urbana Champaign United States
75.8
34 McGill University Canada
75.7
35 University of Hong Kong Hong Kong
75.6
35 University of California, Santa Barbara United States
75.6
37 Australian National University Australia
75.4
38 University of California, San Diego United States
75.2
39 London School of Economics and Political Science United Kingdom
73.1
40 École Polytechnique Fédérale de Lausanne Switzerland
73.0
41 New York University United States
72.8
42 University of North Carolina at Chapel Hill United States
72.4
42 Karolinska Institute Sweden
72.4
44 University of California, Davis United States
71.8
44 Washington University in St Louis United States
71.8
46 Peking University China
70.7
47 University of Minnesota United States
70.5
48 Ludwig-Maximilians-Universität München Germany
70.4
49 University of Manchester United Kingdom
70.1
50 Pohang University of Science and Technology Republic of Korea
69.4











































Swizerland Choco's (sweet)



Swiss Chocolate refers to chocolate produced in Switzerland. While Cacao beans and other ingredients such as sugar can originate from outside of Switzerland, the actual production of the chocolate must take place in Switzerland. Switzerland's chocolates have earned an international reputation for high quality with many famous international brands.






I'ts lecker und schmackhaft.. :) (kris)

The difference Between Hooligan and Ultras

Sama tapi Beda sebuah Catatan [Ultras dan Hooligans]

Orang sering bilang kalau ultras dengan hooligans itu sama, saya jawab iya hampir sama, tapi kita beda. Coba lihat penjelasan dibawah ini:

Ultras dan Hooligans
HOOLIGAN memiliki arti yaitu fans bola yang brutal ketika tim bolanya kalah bertanding. HOOLIGAN merupakan stereotip sepakbola dari INGGRIS..tapi kemudian menjadi fenomena global...sebagian besar dari HOOLIGAN adalah para backpacker yang telah berpengalaman dalam bepergian...mereka sering menonton pertandinganyang beresiko besar..banyak dari mereka sering keluar-masuk penjara karena sering terlibat bentrok fisik...untuk mengantisipasi adanya kerusuhan,,gaya berpakaian mereka pun sudah dipersiapkan untuk berkelahi..mereka jarang menggunakan pakaian yang sama dengan tim mereka...dan memilih pakaian asal-asalan agar tak dideteksi oleh polisi...meski demikian,,mereka tidak menggunakan senjata...para HOOLIGAN biasanya tidak duduk dalam satu tempat bersama-sama dalam stadion,,tapi mereka berpencar-pencar...

ULTRAS diambil dari bahasa latin yang berarti "diluar kebiasaan"...kalangan ULTRAS tidak pernah berhenti menyayikan yel-yel tim favoritnya selama pertandingan berlangsung...mereka bahkan rela berdiri sepanjang pertandingan dan menyalakan gas warna-warni (flare) untuk mencari perhatian...gerakan-gerakan seperti mexican move (ombak) yang kadang mereka lakukan adalah hasil instruksi dari ultras yang sangat kreatif kepada penonton yang lain..karakter ULTRAS sangat tempramental,,tidak jauh beda dengan HOOLIGAN,jika timnya kalah bertanding dan diremehkan....namun,,berbeda dengan HOOLIGAN,,tujuan mereka adalah mendukung tim,,bukan untuk unjuk kekuatan lewat fisik...anggota ultras adalah mereka yang loyal dan setia tim favoritnya cukup lama....

Dari penjelasan diatas bahwa banyak perbedaan ternyata antara ultras dengan hooligans, diantaranya tentang posisi tempat duduk, dukungan ke tim kesayangan dan tujuan dari mereka sendiri.
Walaupun nama belakang kami ada Firm yang lebih identik dengan Hooligans, akan tetapi kami lebih suka disebut Ultra karena tujuan kami hanya mendukung tim kesayangan kami PSS Sleman bukan untuk adu fisik layaknya gankster.

The Twin who have a good work (as a footballer)

1) Fabio da silva and Rafael da silva


2) Lars bender and sven bender

3) William David Keane and Mike Vincent Keane
(not close enough but they real twin)

Taylor Launter (Evie) vs Lars Bender (Kris) .. Who will be the winner? I don't know..

TAYLOR LAUNTER


 
Nama Asli
Taylor Daniel Launter

Tanggal Lahir
11 Februari 1992

Tempat Lahir
Grand Rapids, Michigan, USA

Tinggi Badan
175

Kewarganegaraan
Amerika

Ayah
Dan Lautner

Pekerjaan Ayah
Pilot

Ibu
Deborah

Pekerjaan Ibu
Pegawai perusahaan software

Saudara
Makena (adik)

Kekasih
Taylor Swift (penyanyi), Lily Collins (aktris), Sara Hicks

Populer Sejak
Berperan sebagai Sharkboy di "The Adventures of Sharkboy and Lavagirl 3-D" (2005)


LARS BENDER
 
Full nameLars bender

   
 
Date of birth 27 April 1989 (age 23)
 
Profession      Footballer
 
Place of birth Rosenheim, West Germany
 
Height 1.83 m (6 ft 0 in)
 
Playing position Midfielder

Beautiful Buckingham Palace

Buckingham Palace

.

Queen Victoria, the first monarch to reside at Buckingham Palace, moved into the newly completed palace upon her accession in 1837.
 
Buckingham Palace is the official London residence and principal workplace of the British monarch. Located in the City of Westminster, the palace is a setting for state occasions and royal hospitality. It has been a focus for the British people at times of national rejoicing and crisis.
Originally known as Buckingham House, the building which forms the core of today's palace was a large townhouse built for the Duke of Buckingham in 1705 on a site which had been in private ownership for at least 150 years. It was subsequently acquired by George III in 1761 as a private residence for Queen Charlotte, and known as "The Queen's House". During the 19th century it was enlarged, principally by architects John Nash and Edward Blore, forming three wings around a central courtyard. Buckingham Palace finally became the official royal palace of the British monarch on the accession of Queen Victoria in 1837. The last major structural additions were made in the late 19th and early 20th centuries, including the East front which contains the well-known balcony on which the royal family traditionally congregates to greet crowds outside. However, the palace chapel was destroyed by a German bomb in World War II; the Queen's Gallery was built on the site and opened to the public in 1962 to exhibit works of art from the Royal Collection.
The original early 19th-century interior designs, many of which still survive, included widespread use of brightly coloured scagliola and blue and pink lapis, on the advice of Sir Charles Long. King Edward VII oversaw a partial redecoration in a Belle Époque cream and gold colour scheme. Many smaller reception rooms are furnished in the Chinese regency style with furniture and fittings brought from the Royal Pavilion at Brighton and from Carlton House. The Buckingham Palace Garden is the largest private garden in London.
The state rooms, used for official and state entertaining, are open to the public each year for most of August and September, as part of the Palace's Summer Opening.


Interior


The Palace measures 108 metres by 120 metres, is 24 metres high and contains over 77,000 m2 (830,000 sq ft) of floorspace.The principal rooms of the palace are contained on the piano nobile behind the west-facing garden façade at the rear of the palace. The centre of this ornate suite of state rooms is the Music Room, its large bow the dominant feature of the façade. Flanking the Music Room are the Blue and the White Drawing rooms. At the centre of the suite, serving as a corridor to link the state rooms, is the Picture Gallery, which is top-lit and 55 yards (50 m) long. The Gallery is hung with numerous works including some by Rembrandt, van Dyck, Rubens and Vermeer other rooms leading from the Picture Gallery are the Throne Room and the Green Drawing Room. The Green Drawing room serves as a huge anteroom to the Throne Room, and is part of the ceremonial route to the throne from the Guard Room at the top of the Grand staircase. The Guard Room contains white marble statues of Queen Victoria and Prince Albert, in Roman costume, set in a tribune lined with tapestries. These very formal rooms are used only for ceremonial and official entertaining, but are open to the public every summer.
Directly underneath the State Apartments is a suite of slightly less grand rooms known as the semi-state apartments. Opening from the Marble Hall, these rooms are used for less formal entertaining, such as luncheon parties and private audiences. Some of the rooms are named and decorated for particular visitors, such as the 1844 Room, which was decorated in that year for the State visit of Emperor Nicholas I of Russia, and, on the other side of the Bow Room, the 1855 Room, in honour of the visit of Emperor Napoleon III of France. At the centre of this suite is the Bow Room, through which thousands of guests pass annually to the Queen's Garden Parties in the Gardens beyond. The Queen uses privately a smaller suite of rooms in the North wing.
Prince Albert's music room, one of the smaller less formal rooms at the palace, in 1887
 
Between 1847 and 1850, when Blore was building the new east wing, the Brighton Pavilion was once again plundered of its fittings. As a result, many of the rooms in the new wing have a distinctly oriental atmosphere. The red and blue Chinese Luncheon Room is made up from parts of the Brighton banqueting and music rooms, but has a chimney piece designed by W.M. Feetham. The Yellow Drawing Room has wall paper which had been supplied in 1817 for the Brighton Saloon, and the chimney piece in this room is a European vision of what the Chinese equivalent would look like, complete with nodding mandarins in niches and fearsome winged dragons, designed by Robert Jones.

The Queen's Breakfast Room

At the centre of this wing is the famous balcony, with the Centre Room behind its glass doors. This is a Chinese-style saloon enhanced by Queen Mary, who, working with the designer Sir Charles Allom, created a more "binding" Chinese theme in the late 1920s, although the lacquer doors were brought from Brighton in 1873. Running the length of the piano nobile of the east wing is the great gallery, modestly known as the Principal Corridor, which runs the length of the eastern side of the quadrangle. It has mirrored doors, and mirrored cross walls reflecting porcelain pagodas and other oriental furniture from Brighton. The Chinese Luncheon Room and Yellow Drawing Room are situated at each end of this gallery, with the Centre Room obviously placed in the centre.
The original early 19th-century interior designs, many of which still survive, included widespread use of brightly coloured scagliola and blue and pink lapis, on the advice of Sir Charles Long. King Edward VII oversaw a partial redecoration in a Belle epoque cream and gold colour scheme.
When paying a state visit to Britain, foreign heads of state are usually entertained by the Queen at Buckingham Palace. They are allocated a large suite of rooms known as the Belgian suite, situated at the foot of the Minister's Staircase, on the ground floor of the North-facing garden wing. The rooms of the suite are linked by narrow corridors, one given extra height and perspective by saucer domes designed by Nash in the style of Soane. A second corridor in the suite has Gothic influenced cross over vaulting. The Belgian rooms themselves were decorated in their present style and named after Prince Albert's uncle Léopold I, first King of the Belgians. In 1936, the suite briefly became the private apartments of the palace when they were occupied by Edward VIII.





The biggest Mall in the world

hey hoo! nice to meet you! In here I want to post an article about the biggest mall in the world. I don't know how big is it because I've never been there. but I want to tell you something that I know about this place. So, let's check it out. 

This is it.......


The Mall of America, also called MOA and the Megamall, is a shopping mall located in Bloomington, Minnesota, a suburb of the Twin Cities, in the United States. It is located southeast of the junction of Interstate 494 and Minnesota State Highway 77, north of the Minnesota River and is across the interstate from the Minneapolis–St. Paul International Airport. Opened in 1992, the mall receives 40 million visitors annually. The Triple Five Group, owned by Canada's Ghermezian family, owns and manages the Mall of America, as well as the West Edmonton Mall.

Design

 

The Mall of America has a gross area of 4,200,000 sq ft (390,000 m2) or 96.4 acres, enough to fit seven Yankee Stadiums inside, with 2,500,000 sq ft (Template:Convert/mGB2) available as retail space. The mall is nearly symmetric, with a roughly rectangular floor plan. More than 530 stores are arranged along three levels of pedestrian walkways on the sides of the rectangle, with a fourth level on the east side. Three anchor department stores are located at the corners. The Mall is organized into four different zones, each with its own decorative style.
Despite Minnesota's cold winters, only the Mall's entrances and some below ground areas are heated. Heat is allowed in through skylights above Nickelodeon Universe. The majority of the heat is produced by lighting fixtures, other electric devices, and people in the mall. In fact, even during the winter, air conditioning systems are still in use during peak hours to ensure a comfortable shopping environment.[citation needed] Although the common areas are unheated, the individual stores do have heating systems.
Two nearly identical seven story parking ramps on the east and west sides of the Mall provide 12,287 parking spaces. Overflow parking north of the building provides an additional 1,200-1,500 spaces in addition to parking provided by IKEA (1,407 spaces) that is part of the currently under construction Phase II expansion of the Mall.

I hope it will useful for all of us , thanks.(kris)